You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sanggar Seni Betawi di Jakbar Minta Diperhatikan
photo Folmer - Beritajakarta.id

Kelurahan Kemanggisan Konsisten Dukung Sanggar Betawi

Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah mendukung penuh keberadaan sanggar seni di wilayahnya. Salah satunya, Sanggar Seni Betawi Tunggal Pitung Jatayu yang terletak di kawasan Anggrek Cenderawasih, RT 07/03.

Mungkin juga dapat subsidi yang nantinya bisa buat honor para pelatih

"Kami sudah  meminta data-data  Sanggar Seni Betawi Tumbal Pitung Jatayu untuk nantinya diteruskan ke Sudin Kebudayaan dan Pariwisata," ujar Amperiyani Lurah Kemanggisan, Jumat (6/10). 

Disparbud Diminta Serius Bina Penggiat Seni Budaya Betawi

Pendiri dan pengasuh Sanggar Seni Betawi Tunggal Pitung Jatayu,Tarman alias Baba Amang mengaku, sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah berupa bantuan peralatan untuk berlatih alat marawis, hadroh, perangkat lenong dan lain-lain. 

"Mungkin juga dapat subsidi yang nantinya bisa buat honor para pelatih," ucapnya. 

Dijelaskan Tarman, sanggar yang didirikan sejak 1972 di rumah orang tuanya, Jl Pondok Bandung RW 01, Kelurahan Kota Bambu Utara, mengajarkan berbagai seni asli Betawi seperti Palang Pintu, Lenong, Hadroh, Marawis dan Silat Cingkrik.

"Jumlah murid sanggar seni sekitar 500 orang dan pelatih sebanyak 40 orang," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7221 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1282 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1184 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye931 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pengelolaan Transportasi Laut Pulau Seribu oleh Transjakarta Dinilai Lebih Efisien

    access_time10-08-2026 remove_red_eye820 personDessy Suciati